Cara Setting SQM di OpenWrt: Ping Stabil Saat Mabar dan Streaming Lancar
Pernah main game online dengan ping yang awalnya 20 ms, lalu tiba-tiba melonjak ke 300 ms begitu ada yang nonton video atau download di rumah? Itu bukan selalu salah ISP. Sering kali penyebabnya adalah bufferbloat: antrean paket di router menumpuk saat koneksi penuh, sehingga paket game harus antre lama sebelum dikirim. Solusinya di OpenWrt adalah SQM (Smart Queue Management).
Di artikel ini kita setting SQM dari nol sampai terverifikasi: install paketnya, ukur kecepatan asli koneksi, isi konfigurasi yang benar, lalu uji ping saat koneksi dibebani penuh. Semua perintahnya bisa langsung di-copy-paste.
Apa Itu Bufferbloat dan SQM?
Saat kamu download file besar, router dan modem menampung paket dalam antrean yang sangat panjang. Paket game yang kecil tapi butuh dikirim cepat jadi ikut mengantre di belakang ribuan paket download. Akibatnya ping naik drastis, padahal kecepatan download tetap tinggi. Inilah bufferbloat.
SQM mengatasi ini dengan dua cara: pertama, membatasi kecepatan sedikit di bawah maksimum koneksi (sekitar 85-90 persen) supaya antrean tidak pernah menumpuk di modem ISP; kedua, mengatur antrean secara adil dengan algoritma cake, sehingga paket game dan video call diprioritaskan dibanding download besar. Hasilnya: ping tetap stabil walau ada yang download.
Langkah 0: Ukur Kecepatan Asli Koneksimu
Sebelum setting SQM, ukur dulu kecepatan download dan upload saat jaringan sepi (tidak ada yang streaming atau download). Pakai speedtest dari laptop yang terhubung kabel LAN kalau bisa, ulangi 2-3 kali dan catat angka terendahnya. Misalnya hasilmu 50 Mbps download dan 10 Mbps upload.
Angka SQM nanti = 85-90 persen dari angka tersebut. Untuk contoh 50/10 Mbps, berarti sekitar 45.000 Kbps download dan 9.000 Kbps upload. Kenapa dikurangi? Karena kalau SQM diset sama persis dengan kecepatan maksimum, antrean tetap menumpuk di modem ISP dan bufferbloat tidak hilang. Sedikit pengorbanan kecepatan ini yang membuat ping stabil.
Langkah 1: Install Paket SQM
Masuk ke router lewat SSH, lalu perbarui daftar paket dan install SQM beserta antarmuka LuCI-nya:
opkg update opkg install luci-app-sqm sqm-scripts
Tunggu instalasi selesai. Setelah itu buka LuCI di browser, dan menu Network lalu SQM QoS sudah tersedia. Kalau menu belum muncul, refresh browser atau logout lalu login lagi ke LuCI.
Langkah 2: Setting SQM Lewat LuCI
Buka Network, lalu SQM QoS, lalu klik Add atau edit entri yang sudah ada. Isi kolom-kolom berikut:
Pertama, centang Enable this SQM instance. Kedua, pada Interface name, pilih interface WAN kamu. Untuk koneksi PPPoE (misalnya IndiHome atau Biznet), biasanya namanya pppoe-wan; untuk koneksi DHCP langsung dari modem, biasanya eth1 atau wan. Memilih interface yang salah adalah kesalahan paling umum, jadi pastikan interface ini adalah jalur keluar internet, bukan LAN.
Ketiga, isi Download speed dan Upload speed dalam Kbps dengan angka 85-90 persen hasil speedtest tadi. Untuk contoh 50/10 Mbps, isi 45000 dan 9000. Keempat, pada Queue discipline pilih cake, dan pada Queue setup script pilih piece_of_cake.qos. Untuk kebanyakan koneksi rumahan, kombinasi ini sudah paling bagus.
Kelima, pada Link Layer Adaptation pilih Ethernet with overhead dan isi Per Packet Overhead dengan 44 kalau koneksimu PPPoE, atau 0 kalau koneksi DHCP biasa tanpa overhead tambahan. Kalau ragu, pakai 44 untuk PPPoE dan biarkan 0 untuk yang lain. Terakhir, klik Save & Apply.
Langkah 3: Setting SQM Lewat File Konfigurasi (Alternatif SSH)
Kalau lebih nyaman lewat SSH, kamu bisa menulis konfigurasinya langsung ke file /etc/config/sqm. Contoh berikut untuk koneksi PPPoE 50/10 Mbps dengan interface pppoe-wan. Sesuaikan angka kecepatan dan nama interface dengan koneksimu:
config queue 'eth1'
option enabled '1'
option interface 'pppoe-wan'
option download '45000'
option upload '9000'
option qdisc 'cake'
option script 'piece_of_cake.qos'
option linklayer 'ethernet'
option overhead '44'
option verbosity '5'
option debug_logging '0'
Penjelasan singkatnya: download dan upload dalam satuan Kbps, qdisc cake adalah algoritma antreannya, piece_of_cake.qos adalah skrip pengaturannya, dan overhead 44 menyesuaikan ukuran paket untuk koneksi PPPoE. Simpan file, lalu jalankan SQM:
/etc/init.d/sqm start /etc/init.d/sqm enable /etc/init.d/sqm status
Perintah enable memastikan SQM otomatis jalan setiap router reboot. Kalau status menampilkan SQM sedang berjalan di interface yang benar, berarti konfigurasi sudah aktif.
Langkah 4: Verifikasi SQM Benar-Benar Jalan
Jangan percaya begitu saja pada centang di LuCI. Cek dari SSH apakah antrean cake sudah terpasang di interface WAN:
tc -s qdisc show dev pppoe-wan logread | grep -i sqm
Ganti pppoe-wan dengan interface WAN kamu. Kalau tampil baris berisi cake dengan statistik paket yang terus bertambah, SQM aktif. Kalau tampil noqueue atau kosong, berarti interface yang dipilih salah atau SQM belum di-start, ulangi Langkah 2 dan 3.
Selanjutnya uji yang paling penting: uji ping sambil membebani koneksi. Dari laptop, jalankan ping ke server game atau ke DNS publik, lalu mulai download file besar di perangkat lain:
ping -c 100 1.1.1.1
Perhatikan ping sebelum download (misalnya 20 ms) dan saat download berjalan penuh. Tanpa SQM, ping biasanya melonjak ke ratusan ms. Dengan SQM yang benar, ping saat download penuh biasanya hanya naik sedikit, misalnya dari 20 ms menjadi 30-40 ms. Itulah bukti bufferbloat sudah teratasi.
Untuk pengukuran yang lebih formal, kamu juga bisa memakai tes bufferbloat online (misalnya tes bufferbloat dari Waveform) dari browser: jalankan tesnya sekali sebelum SQM aktif dan sekali sesudah, lalu bandingkan nilai latensi saat download dan upload. Nilai yang bagus biasanya di bawah 30 ms tambahan dari latensi idle.
Troubleshooting: Masalah yang Sering Muncul
Pertama, kecepatan terasa turun terlalu jauh. Itu biasanya karena angka download/upload diisi terlalu rendah. Naikkan bertahap ke 90-95 persen kecepatan asli sampai ping mulai naik lagi, lalu turunkan sedikit ke titik terakhir yang masih stabil.
Kedua, SQM tidak berpengaruh sama sekali. Cek lagi nama interface WAN-nya. Pada koneksi PPPoE, SQM harus dipasang di pppoe-wan, bukan di eth1. Pada koneksi DHCP, pasang di interface WAN yang benar, dan pastikan tidak ada SQM ganda yang aktif di interface lain.
Ketiga, ping tetap tinggi walau SQM aktif. Kemungkinan penyebabnya: CPU router sudah mentok saat memproses antrean cake di kecepatan tinggi, atau antrean menumpuk di modem ISP karena angka SQM masih terlalu tinggi. Cek beban CPU dengan perintah top saat download penuh; kalau CPU 100 persen, turunkan kecepatan SQM atau gunakan router yang lebih kuat.
Kalau Mau Langsung Pakai Tanpa Hitung-Hitung
Setting manual di atas memang lengkap, tapi butuh ukur kecepatan, hitung persentase, dan coba-coba interface WAN. Kalau kamu mau langsung pakai tanpa repot, ada solusi siap pakai di openwrt.my.id yang tinggal di-import ke router, termasuk preset SQM dan prioritas trafik game.
Penutup
Itulah cara setting SQM di OpenWrt dari nol: ukur kecepatan asli, install paketnya, isi konfigurasi cake dengan kecepatan 85-90 persen, lalu verifikasi dengan ping saat download penuh. Sekali jalan, mabar tidak lagi terganggu orang rumah yang streaming, dan video call tetap lancar walau ada yang download.
Buat kamu yang mau jalan pintas, Paket Config Gaming Low-Latency di openwrt.my.id dibanderol Rp49.000 dan berisi konfigurasi SQM plus prioritas trafik game agar ping stabil saat mabar. Selamat mencoba, dan semoga ping kamu selalu hijau.
Komentar
Posting Komentar