Pasang AIS Transponder Class B di Kapal Nelayan: Antena VHF, Wiring NMEA & Uji Siar
Punya receiver AIS di kapal itu bagus — kamu bisa lihat kapal-kapal besar di sekitarmu. Tapi kapal besar itu tidak bisa melihatmu kalau kamu cuma menerima. Supaya namamu, posisimu, dan kecepatanmu muncul di layar kapal lain dan di situs pelacakan seperti MarineTraffic, kamu butuh AIS transponder Class B : perangkat kecil yang memancarkan (dan menerima) sinyal AIS setiap beberapa detik. Di artikel ini kita pasang transponder Class B dari nol: pilih unit, pasang antena VHF, wiring NMEA 0183/NMEA 2000, program MMSI, sampai uji siar di OpenCPN. Budget total untuk kapal nelayan 7–12 meter biasanya Rp3–6 juta termasuk antena. 1. Class B: Memilih Unit yang Tepat Ada dua jenis Class B: CSTDMA (murah, daya pancar 2W, update tiap 30 detik saat jalan) dan SOTDMA (lebih mahal, 5W, update tiap 5 detik — hampir setara Class A). Untuk kapal nelayan, CSTDMA sudah cukup dan legal di Indonesia. Tiga hal yang wajib ada di spesifikasi unit: GPS internal (WAAS/SBAS). Transponder harus punya GPS ...